Tajwid - Hukum Mim Sukun

Hukum Mim Sukun

Hukum Mim Sukun (مْ)

Hukum Mim Sukun (مْ) dalam ilmu tajwid adalah aturan membaca huruf mim yang berharakat sukun ketika bertemu huruf setelahnya. Hukum ini terbagi menjadi tiga macam yaitu: Ikhfa Syafawi, Idgham Mimi, dan Izhar Syafawi.

1. Ikhfa Syafawi (إِخْفَاءُ شَفَوِيّ)

Terjadi apabila mim sukun (مْ) bertemu dengan huruf ب.

Contoh ayat:

تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ

(QS. Al-Fil: 4)

عَلَيْهِمْ بِمَا

Cara membaca: Mim dibaca samar dengan dengung (ghunnah).

2. Idgham Mimi (إِدْغَامُ مِثْلَيْنِ صَغِير)

Terjadi apabila mim sukun (مْ) bertemu dengan huruf م.

Contoh ayat:

لَهُمْ مَا يَشَاءُونَ

(QS. Asy-Syura: 22)

كَمْ مِنْ فِئَةٍ

Cara membaca: Mim pertama dilebur ke mim kedua dan dibaca dengung.

3. Izhar Syafawi (إِظْهَارُ شَفَوِيّ)

Terjadi apabila mim sukun bertemu dengan semua huruf hijaiyah selain ب dan م.

Contoh ayat:

عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ

(QS. Al-Baqarah: 157)

أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ

Cara membaca: Mim dibaca jelas tanpa dengung berlebihan.

Tabel Ringkas Hukum Mim Sukun

No Nama Hukum Bertemu Huruf Cara Membaca Contoh
1 Ikhfa Syafawi ب Samar dengan dengung
تَرْمِيهِمْ بِحِجَارَةٍ
2 Idgham Mimi م Dilebur dan dengung
لَهُمْ مَا يَشَاءُونَ
3 Izhar Syafawi Selain ب dan م Dibaca jelas
عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ

DAFTAR ISI

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Telegram
Share on Whatsapp
Tags :

0 comments:

Posting Komentar