A. Tujuan Pembelajaran
- Menjelaskan konsep kinematika dan besaran terkait.
- Membedakan besaran skalar dan vektor dalam gerak.
- Menghitung kelajuan, kecepatan, dan percepatan.
- Menginterpretasikan grafik gerak (s–t dan v–t).
- Menerapkan konsep kinematika pada situasi nyata.
B. Konsep Dasar Kinematika
Kinematika mempelajari gerak benda tanpa memperhatikan penyebabnya.
1. Besaran dalam Kinematika
- Jarak (s) — panjang lintasan yang ditempuh (skalar). Satuan: meter (m).
- Perpindahan (Δx) — perubahan posisi dari titik awal ke akhir (vektor). Satuan: meter (m).
- Kelajuan — jarak dibagi waktu: v = s / t
- Kecepatan — perpindahan dibagi waktu: v = Δx / t
- Percepatan (a) — perubahan kecepatan per waktu: a = Δv / t
2. Jenis Gerak
Gerak Lurus Beraturan (GLB) — kecepatan konstan, percepatan = 0.
s = v × t
Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB) — percepatan konstan.
vt = v0 + a t
s = v0 t + (1/2) a t2
vt2 = v02 + 2 a s
3. Grafik Gerak
- Grafik s–t (posisi vs waktu): kemiringan = kecepatan.
- Grafik v–t (kecepatan vs waktu): luas di bawah grafik = perpindahan; kemiringan = percepatan.
C. Pendekatan Deep Learning dalam Pembelajaran
- Keterhubungan konsep — siswa memahami hubungan antar besaran, bukan sekadar menghafal rumus.
- Pemecahan masalah kontekstual — gunakan contoh nyata (sepeda, mobil, lift, atlet) untuk membangun model mental.
- Representasi multimoda — grafik, simulasi sederhana, percobaan langsung, dan uraian lisan/tulisan.
- Refleksi dan diskusi — siswa menjelaskan kembali konsep dengan kata mereka sendiri dan membandingkan strategi pemecahan.
D. Contoh Aktivitas Eksperimen Sederhana
Eksperimen GLB
Alat: mobil mainan, penggaris, stopwatch. Catat waktu tempuh pada jarak tetap beberapa kali. Amati apakah waktu tetap sama (menunjukkan kelajuan konstan).
Eksperimen GLBB
Alat: bola kecil, papan miring, tanda titik pada papan, stopwatch. Lepaskan bola dari ketinggian tertentu, catat waktu sampai melewati tanda-tanda. Hitung percepatan rata-rata dari perubahan kecepatan terhadap waktu.
E. Contoh Soal HOTS (Pilihan dan Uraian)
-
Analisis Data
Seorang pelari berlari 100 m dalam 12,5 s, lalu berjalan 50 m dalam 20 s. Hitung kelajuan rata-rata pelari tersebut. -
Interpretasi Grafik
Diberikan grafik v–t: mobil dipercepat secara konstan dari 0 sampai 10 m/s dalam 5 s, lalu bergerak konstan 10 m/s selama 10 s. Hitung total jarak yang ditempuh. -
Aplikasi Kehidupan Nyata
Sebuah lift mempercepat dari keadaan diam ke kecepatan tertentu dalam 3 s lalu melaju konstan. Jelaskan mengapa kenyamanan penumpang dan keamanan pengait lift bergantung pada nilai percepatan dan bagaimana desainer mengatur batasnya. -
Eksperimen & Evaluasi
Rancang percobaan sederhana untuk membuktikan apakah gerak sebuah mobil mainan di permukaan datar termasuk GLB atau bukan. Buatlah langkah, data yang harus dicatat, dan cara analisisnya. -
Refleksi Kritis
Bayangkan dua benda bergerak: A menempuh 100 m dalam lintasan lurus bolak-balik (total 150 m), B menempuh 120 m searah. Siapa yang memiliki kelajuan lebih besar? Siapa yang memiliki kecepatan rata-rata lebih besar? Jelaskan.
F. Pertanyaan Reflektif untuk Siswa
- Apa perbedaan kelajuan dan kecepatan dalam contoh sehari-hari (mis. pengendara sepeda)?
- Mengapa grafik v–t bisa digunakan untuk menghitung perpindahan?
- Bagaimana cara membuktikan bahwa suatu gerak adalah GLB atau GLBB dari data percobaan?
0 comments:
Posting Komentar